Senin, 26 Oktober 2015

Nama : Fikar Tri Putra
NIM    : 141051055

Materi smbd pertemuan ke 2.


Model Basis Data adalah kumpulan dari konsepsi basis data yang biasanya mewakili struktur dan relasi data yang terdapat pada suatu basis data. Esensi sebuah model basisdata adalah tempat dimana data atau suatu metodologi untuk menyimpan data. Kita tidak dapat melihat model basisdata tetapi kita dapat melihat algoritma yang digunakan oleh model basisdata tersebut.
Model-Model Basis Data pada hakekatnya adalah kumpulan perangkat konseptual untuk menggambarkan data, relasi data, makna (semantik) data, dan batasan data.
Model basis data menyatakan hubungan antar rekaman yang tersimpan dalam basis data.
 
Beberapa Jenis Model Basis Data :
=> Model data File datar ( Flat-file data model )
+ Data flat file terdiri dari satu atau lebih file yang dapat dibaca, yang secara normal berbentuk format file text.
+ Informasi pada suatu flat-file disimpan sebagai fields, dengan fields-nya memiliki panjang konstan atau panjang bervariasi yang dipisahkan beberapa karakter (delimeter).
Contoh 1, Flat file Model Data
Model data flat-file dengan panjang fields-nya konstan.

Penjelasan Contoh 1:
+ Terdapat 3 fields : identifikasi angka, nama dosen, dan nama program studi.
+ Setiap fields memiliki panjang konstan karena field identifikasi angka selalu dimulai pada kolom #1 dan selalu berakhir pada kolom #4, field nama dosen selalu dimulai pada kolom #6 dan selalu berakhir pada kolom #25, dan seterusnya.
Contoh 2, Flat-file Model Data
Model data flat-file dengan panjang fields-nya bervariasi
0123: Mulyono: Progdi TI-S1
1234: Max Tetelepta : Progdi TI-S1
2345: Tyas Catur P.: Progdi TI-S1
3456: Ifan Riska:PS. Progdi TI-S1
Penjelasan Contoh 2 :
+ Model data flat-file dengan panjang fields bervariasi yang dipisahkan dengan delimeter.
+ Untuk setiap fields dipisahkan dengan titik dua. Setiap fields memiliki panjang tidak konstan.
+ Pada saat menggunakan fields separator, seharusnya fields seperatornya bukan merupakan karakter yang terdapat pada data.
Kelemahan model data flat-file:
- Flat-file tidak menggunakan struktur data yang dengan mudah dapat direlasikan
- Sulit untuk mengatur data secara efisien dan menjamin akurasi
- Lokasi fisik fields data dengan file harus diketahui
- Program harus dikembangkan untuk mengatur data
=> Model data Hirarki ( Hierarchichal data model )
+ Basis data Hirarki satu tingkat di atas basis data flat-file, dalam hal ini kaitanya dengan kemampuan untuk menemukan dan memelihara relasi antar kelompok data .
+ Arsitektur model data hirarki berdasarkan konsep hubungan parent/child.
+ Pada model data hirarki, suatu root table atau parent table berada apa struktur yang paling atas, terhubung ke child table yang dihubungkan dengan data
Contoh: Hirarki Model Data


Kelebihan basis data hirarki :
- Data dapat dengan cepat dilakukan retrieve.
- Integritas data mudah dilakukan pengaturan.
Kelemahan basis data hirarki :
- Pengguna harus sangat familiar dengan struktur basis data.
- Terjadi redudansi data.
=> Model data Jaringan ( Network data model )
+ Model basis data jaringan merupakan perbaikan dari model basis data hirarki, yaitu dengan menambahkan kemampuan root table untuk melakukan share relationships dengan child tables.
+ Dalam hal ini child table dapat memiliki banyak root table dan untuk melakukan akses terhadap child table, tidak dibutuhkan lagi untuk mengakses root table terlebih dahulu.
Contoh 1, Model Data Jaringan

Contoh 2, Model Data Jaringan

Kelebihan model data jaringan :
- Data lebih cepat diakses
- User dapat mengakses data dimulai dari beberapa tabel
- Mudah untuk memodelkan basis data yang komplek
- Mudah untuk membentuk query yang komplek dalam melakukan retrieve data.
Kelemahan basis data jaringan :
- Struktur basis datanya tidak mudah untuk dilakukan modifikasi
- Perubahan struktur basis data yang telah didefinisikan akan mempengaruhi program aplikasi yang mengakses basis data
- User harus memahami struktur basis data.
=> Model data Relasional ( Relational data model )
+ Model basis data relasional merupaka
Nama : Fikar Tri Putra
NIM    : 141051055


Sistem manajemen basis data pertemuan pertama

Pengertian Basis Data
Pengertian yang diberikan oleh James Martin (1975), istilah basis data dapat dipahami sebagai suatu kompulan data terhubung (interrelated data) yang disimpan secara bersama-sama pada suatu media, tanpa mengatap satu sam lain atau tidak perlu suatu kerangkapan data (kalaupun ada maka kerangkapan data tersebut seminimal mungkin dan terkontrol (controlled redundancy)), data disimpan dengan cara-cara tertentu sehingga mudah untuk digunakan/atau ditampilkan kembali, data disimpan tanpa mengalami ketergantungan dengan program yang akan menggunakannya, data disimpan sedemikian rupa sehingga proses penambahan, pengambilan dengan mudah dan terkontrol.

Perkembangan Konsep Basis Data
Pengetahuan tentang konsep basis data muncul dan mulai berkembang seiring dengan adanya kebutuhan pengolahan data untuk memenuhi kebutuhan informasi. Perkembangan konsep basis data dapat dibedakan dalam 5 tahapan, yaitu:
1. Tahap I (awal tahun 1960-an)
Perkembangan teknologi komputer yang ditemukan pada sekitar tahun 1945, telah melahirkan pandangan dan pengetahuan baru tentang konsep penyimpanan data dalam basis data, yang sebelumnya banyak menggunakan cara-cara manual.
2. Tahap II (akhir tahun 1960-an)
Pada akhir tahun 1960-an terjadi kemajuan dan perubahan yang mencolok dalam konsep basis data dan selanjutnya konsep-konsep tentang pada masa tersebut disebut sebagai konsep basis data tahap II.
3. Tahap III (awal tahun 1970-an)
Perkembangan metode penyimpanan data dalam basis data yang lebih baik terjadi pada awal tahun 1970-an. Perangkat keras penyimpanan yang digunakan saat itu telah semakin baik. Kondisi demikian telah mempengaruhi pandangan dan pengetahuan tentang konsep basis data yang semakin baik pula.
4. Tahap IV (mulai tahun 1980-an)
Perkembangan yang sangat cepat pada teknologi computer dan penyimpanan data sejak tahun 1980-an telah mempengaruhi pandangan dan pengetahuan dalam konsep basis data. Hal ini mengakibatkan munculnya perubahan-perubahan pandangan dan pengetahuan baru tentang konsep basis data.
5. Tahap V (mulai tahun 1990-an)
Perkembangan konsep basis data pada tahun 1990-an telah berkembang ke arah aplikasi-aplikasi basis dat untuk system kecerdasan buatan (Artifical Intelligent/AI), basis data untuk aplikasi-aplikasi multimedia yang melibatkan data teks, suara, gambar, dan animasi, aplikasi basis data berorientasi obyek, serta plikasi-aplikasi basis data secara online untuk jarngan computer global/internet.

Sistem Kerja Basis Data
Sistem Informasi Manajemen/SIM dapat didefinisikan sebagai sekumpulan subsistem yang saling berhubungan, berkumpul bersama-sama dan membentuk satu kesatuan , saling berinterksi dan bekerjasama antara bagian satu dengan yang lainnya dengan cara-cara tertentu untuk melakukan fungsi pengolahan data, menerima masukan (input) berupa data-data, kemudian mengolahnya (processing), dan mengahasikan keluaran (output) berupa informasi sebagai dasar bagi pengambialn keputusan yang berguna dan mempunyai nilai nyata yang dapat dirasakan akibatnya baik pada saat itu juga maupun di masa mendatang, mendukung kegiatan operasional, manajerial, dan strategis organisasi, dengan memanfaatkan berbagai sumber daya yang ada dan tersedia bagi fungsi tersebut guna mencapai tujuan.

Tujuan Basis Data
a. Data-data dalam basis data dapat digunakan oleh banyak pemakai
b. Menjaga investasi intelektual
c. Penekanan biaya
d. Menghilangkan proliferasi
e. Unjuk kerja (Performance)
f. Kejelasan (clarity)
g. Kemudahan pemakaian
h. Fleksibilitas Penggunaan
i. Kebutuhan daya yang tidak terantisipasi dapat dipenuhi dengan cepat
j. Perubahan yang mudah
k. Akurasi (accuracy) dan konsistensi (consistency)
l. Privasi (privacy)
m. Keamanan (security)
n. Ketersediaan (availability)

Kelebihan Basis data
1. Kebebasan data secara fisik (physical data independency)
2. Kebebasan data secara logika (logical data independency)
3. Pengendalian atau minimalisasi kerangkapan (data redundancy)
4

Selasa, 20 Oktober 2015


Rangkuman SMBD
Fikar tri putra 141051055


Relasi
Karakteristik relasi
ü  Semua elemen data / entri pada suatu records dan atribut tertentu harus :
1.      Mempunyai nilai tunggal (single value) bukan larik atau grup perulangan.
2.      Harus berupa nilai yang tidak dapat dibagi lagi (automic value).
ü  Semua elemen data / entri pada suatu atribut tertentu dalam sebuah relasi harus mempunyai tipe dan ukuran yang sama.
ü  Masing-masing atribut dalam sebuah relasi mempunyai nama yang unik (sekalipun tidak disarankan, nama-nama atribut pada relasi yang berbeda diijinkan memeiliki nama-nama atribut yang sama dengan nama atribut direlasi lain).
ü  Pada sebuah relasi tidak ada 2 record data yang identik.

Komponen Relasi
ü  Intension terdiri dari :
1.      Struktur penamaan (naming structure) relasi
2.      Batasan integritas (integrity contraint) dengan entity integrity (PK) dan referential integrity (FK).
3.      Ditunjukkan dengan schema atau subschema
4.      Cenderung stabil/tetap
ü  Extension terdiri dari :
1.      Nilai-nilai aktual elemen data / entri pada suatu saat tertentu
2.      Cenderung tidak stabil/berubah karena mudah ditambah,diperbarui dan dihapus.

ü  Kunci Relasi
Kunci relasi didapat dengan syarat : unik dan Domain integrity
Kunci relasi dibagi menjadi 2 jenis yaitu simple key dan composite key

Macam-macam kunci relasi : CK,PK,AK,FK
















Rules
ü  Entity integrity dengan 2 syarat :
1.      Nilai-nilai data/entri pada atribut yang digunakan sebagai PK(Primary key) tidak boleh null
2.      Memberikan jaminan bahwa setiap record dalam relasi akan dapat diakses berdasarkan nilai PK(primary key) yaitu unik dan not null.
ü  Referntial integrity
Yaitu dalam keadaan antara 2 relasi dalam basis data yang dihubungkan dengan suatu FK(foreign key), maka hubungan antar relasi tersebut harus menjamin bahwa setiap entri pada FK(foreign key) dalam relasi anak harus ada record dengan entri yang sama pada relasi yang dihubungkan.

Minggu, 18 Oktober 2015


CARA MENGHUBUNGKAN 2 KOMPUTER DENGAN KABEL UTP
Salah satu cara menghubungkan 2 komputer adalah dengan menggunakan kabel jaringan atau yang biasa dikenal dengan kabel UTP.Teknik menghubungkan 2 komputer dengan kabel UTP secara langsung ini termasuk dalam model jaringan peer to peer atau point to point.cara menghubungkan 2 komputer masih termasuk dalam materi LAN. Hanya saja di fokuskan untuk sharing 2 komputer PC.Jenis pengkabelan yang digunakan adalah Cross Link.

1.Bahan yang digunakan adalah :
2 buah komputer
LAN Card/NIC sesuai dengan jumlah computer (untuk computer sekarang biasanya sudah onboard)
Kabel UTP (panjangnya sesuai kebutuhan)
Tang Crimping
Konektor RJ45
Gunting
2.Gambar beserta fungsinya :
PC/Laptop
laptop/komputer pc digunakan untuk melakukan pengujuan jaringan peer to peer menggunakan kabel-kabel jaringan yang sudah dibuat nantinya.
LAN Card/NIC
lan cad adalah sebuah kartu yang berfungsi sebagai jembatan dari komputer ke sebuah jaringan komputer.komponen ini biasanya sudah terpasang secara onboard di beberapa komputer atau laptop.
Kabel UTP
kabel utp adalah kabel yang biasa digunakan untuk membuat jaringan atau network komputer berupa kabel yang didalam nya berisi 4 pasang kabel yang setiap pasangnya adalah kembar dengan ujung konektor RJ-45.
Konektor RJ-45
RJ-45 merupakan konektor yang standar buat jaringan lokal(LAN).untuk bisa menggunakan jenis ini,kita harus mempelajari susunan urutan warna sesuai dengan standar T568A dan T568B.jadi untuk mendapatkan hasil yang maksimal,tidak boleh asal pasang saja.jika digunakan untuk menghubungkan 2 buah komputer dalam jaringan kita harus menggunakan kabel berjenis crossover.kalau sudah lebih dari 2 kita harus menggunakan kabel berjenis straight trought.
Tang Crimping/crimping tool
crimping tool adalah alat untuk memasang kabel UTP ke konektor RJ-45/RJ-11 tergantung kebutuhan.bentuknya bermacam-macam,ada yang besar dengan fungsi yang banyak  seperti bisa memotong kabel,mengupas,dan lain sebagainya.ada juga yang dipergunakan untuk crimp RJ-45/RJ-11 saja.
LAN Tester
LAN tester adalah sebuah alat yang digunakan untuk menguji apakah pemasangan dari susunan kabel straight ataupun cross sudah benar.yaitu dengan memasang masing-masing ujung kabel pada slot lan tester.jika lampu menyala berurutan dengan benar berarti kabel tersebut benama kabel straight sedangankan jika menyala ada yang tidak berurutan berarti kabel cross.jika ada lampu yang tidak menyala berarti ada kabel yang tidak terhubungkan di connector RJ-45.
Gunting
Langkah- langkah  mengenai cara membuat jaringan (Lan) untuk menghubungkan 2 komputer adalah sebagai berikut:

Colokkan kabel UTP yang sudah dikonfigurasi dengan kabel cross ke port LAN card komputer pertama Anda
Jika Anda menggunakan Windows XP,buka Control Panel »» Network and Internet Connections »» Network Connections.
Jika Menngunakan Windows 7 atau Vista, buka Control Panel. Pada icon Network and Internet, klik tulisan View Networks Status and Task.


Selanjutnya akan muncul jendela Networks and Sharing Center. Pada sisi sebelah kiri jendela ini, klik tulisan Change Adapter Setting

Klik kanan pada Networkd Card Anda dan pilih properties.

Pada jendela Local Area Connection Properties, pilih Internet Protocol (TCP/IP) pada Windows XP atau Internet Protocol Version 4 (TCP/IPv4) pada Windows 7 dan Vista. Kemudian klik tombol properties.

Pada jendela properties yang muncul, pilih opsi Use the followinf IP Address dan isikan dengan 192.168.0.1 pada IP Adrees, 255.255.255.0 pada Subnetmask. Input yang tersisa bisa Anda kosongkan.

Klik OK untuk menyimpan setting dan klik tombol OK juga pada Local Area Connection Properties
Selanjutnya agar kedua komputer tersebut bisa berhubungan, maka Workgroup dari komputer-komputer tersebut haruslah sama. Untuk itu, berikanlah nama Workgroup yang sama pada kedua komputer tersebut. Caranya sebagai berikut:
Untuk pengguna Windows XP, bukalah system Properties dengan mengklik kanan icon My Computer dan pilih properties

PROGRAM DATABASE PENJUALAN MICROSOFT ACCESS 2007

Microsoft Access adalah aplikasi yang dapat digunakan untuk membuat aplikasi database dalam waktu yang relatif singkat. Umumnya Microsoft acces digunakan dalam pembuatan aplikasi dalam skala kecil, seperti program untuk kasir pada sebuah koperasi, aplikasi penjualan toko, membuat billing warnet dll.
Apa saja yang ada di Microsoft Access …?
Berikut adalah komponen yang ada di Microsoft accessa.
Table, berfungsi untuk menyimpan data
Query,berfungsi untuk memanipulasi data
Form,berfungsi untuk frontend aplikasi
Report,berfungsi untuk membuat laporan
Macro,berfungsi untuk melakukan satu atau beberapa fungsi
Switchboard,berfungsi untuk mendisign Menu Utama
Dari fungsi-fungsi di atas, selanjutnya akan dicoba untuk memaparkan bagaimanamembuat database dan tabel (disini akan dicontohkan dengan menggunakan MicrosoftAcces 2007).
Langkah-langkah membuat database:
1. Buka program Microsoft Access, dengan cara:
- Klik Start
- Klik Programs, klik Mocrosoft Office
- Klik Microsoft Access 2007

2. Untuk membuat database baru, Klik Blank Database, disebelah kanan akan tampil dialog Blank Database.

3. Tentukan Nama file dan lokasi penyimpanan database yang terletak disebelah kanan bawah.CATATAN: untuk memberi nama database, tidak diperbolehkan memakai spasi, jika ingin memberi jedah, gunakan “_” untuk memisahkan nama file tersebut.Contoh:database_anak_IDA04 atau DatabaseAnakIDA04.

4. Kemudian klik tombol create.
5. Selanjutnya akan tampil lembar kerja database.
Membuat Table:
1. Klik tab menu Create
2. Klik Table Design
3. Maka akan muncul tampilan Table Design

Lalu Klik kanan pada nama table kemudian pilih design view,dan selanjutnya buat nama.
4. Isi kolom-kolom di Field name, Data Type, Description.
Keterangan:
Field name : merupakan kolom untuk menuliskan nama field yang akan dipesan
Data Type : untuk menentukan jenis data, apakah datanya berupa abjad, angka, tanggal, dst
Description : tidak harus diisi hanya berupa keterangan yang kita tulis yang berhubungan dengan nama field
Field properties : untuk menentukan ukuran dari panjang field, format data, judul field, validasi dll.
Catatan: Field adalah kolom-kolom yang ada di database,contoh : NIM, Nama Pegawai, Alamat, Jenis Kelamin dll. Setiap field itu ada pengaturan atau properties nya sendiri, contoh field Nama Pegawai atau alamat, data type nya text, di field properties nya #yang ada dibawah# field size: 50. klo untuk tanggal, ada pengaturannya sendiri. Dicoba aja. Oia setiap table itu ada PRIMARY KEY nya. Maksudnya, seperti patokan gitu. Misalnya field pertama itu NIM, biasanya NIM kan isinya angka aja, atau campur-campur dari angka dan huruf, biasanya klo KEY itu, berurutan. Contoh M001, baris ke dua M002, M003 dst. Klo g beraturan, nanti bias bermasalah sama databasenya. Primary key itu terletak di pojok kiri samping field. Ada gambar kunci. Klo g mau aktifin primery key, ke design.
a) Tabel_Barang
Untuk membuat tabel barang caranya, klik Create pilih Table lalu save dengan nama Tabel_Barang lihat gambar dibawah :


Setelah itu kita mulai design table beserta menentukan field-fieldnya, caranya klik kanan pada Tabel_Barang kemudian pilih DesignView , dan tentukan Primary Key nya padakode_barang seperti gambar dibawah ini :

Setelah dibuat Design nya, lalu klik kanan pada Tabel_Barang kemudian pilih open, lalu masukkan 10 database seperti gambar dibawah ini :

Setelah selesai selanjutnya kita buat Tabel_Karyawan :
b) Tabel_Karyawan :
Buat tabelnya sama seperti diatas hanya lalu Desain Viewnya kita buat lagi, lihat gambar dibawah ini :

Setelah dibuat klik kanan pada Tabel_Karyawan kemudian pilih open, lalu masukkan10 database seperti gambar dibawah ini :

Setelah dibuat kita lanjut membuat tabel detail penjualan :
c) Tabel_D_Penj
Buat tabel baru, kemudian DesignViewnya, buat seperti gambar dibawah ini :

Setelah dibuat klik kanan pada Tabel_D_Penj kemudian pilih Open, lalu masukkan10 database seperti gambar dibawah ini :


Senin, 12 Oktober 2015

Sistem Manajemen Basis Data (Pertemuan 1)
Dalam Materi kali ini akan membahas pengertian Basis data, Basis ada terdiri dari basis dan data yang merupakan sekumpulan data yang saling terhubung,disimpan secara bersama-sama didalam sebuah media tanpa mengatap 1 sama lain atau tidak perlu kerangkapan data (controlled redudancy) , disimpan dengan cara tertentu,mudah digunakan,dapat digunakan oleh satu atau lebih program aplikasi.

adapun pengertian menurut pakar :

  1. James Martin (1975)basis data adalah sekumpulan data yang tersimpan dan dihubungkan secara bersama-sama tanpa redudancy yang membehayakan 
  2. Raymond McLeod & George Schell (2001)
  3.    
  4. keseluruhan data yang disimpan dalam sistem komputer yang menjadi sd organisasi
Adapun Elemen Sistem Basis Data
  • Basis Dada
  • Software 
    • perancangan 
    • pengelolaan 
    • dBase III++, Foxbase, Foxpro, Visual Dbase, Visual Foxpro, Delphi, Ms Access, MySQL 
  • Hardware
  • Brainware
    • pemakai 
    • spesialis informasi 
      • perancang 
      • pengelola
  • SoftWare
    • OS
      • MS DOS, PC DOS, Windows, Unix, Linux
    • language software
    • DBMS
    • application software
  • HardWare
    • Input
    • Proses
    • Output
    • Memory
Berikut Merupakan Gambar Hirarkhi Data

  • Bit
    • sistem biner  0 & 1
    • dasar komunikasi atr manusia (bhs manusia) & mesin (bhs mesin) 
  • Byte
    • bag terkecil yg dialamatkan dlm memori
    • sekumpulan bit yg scr konvensional tda kombinasi 8 bit yg menyatakan 1 karakter dlm memori 
    • 1 byte = 1 karakter
  • Field / atribut / data item
    • unit terkecil yg disebut data
    • sekumpulan byte yg mpy makna
    • Jenis
      • Fixed length field
        • memiliki ukuran yang tetap => hrs disediakan ukr terbesar
      • Variable length field
        • Memiliki ukr berbeda => hemat, pemrogram rumit
  • Data agregate
    • sekumpulan field / atribut / data item dgn ciri ttt & diberi nama
    • Contoh:
      • Tempat-TanggalLahir
      • Tempat lahir => Char
      • Tanggal lahir => Date
  • Record
    • sekumpulan field / atribut / data item yg saling berhub thd obyek ttt
    • Jenis
      • Fixed length record
        • semua field dlm record memiliki ukr yg tetap 
        • Contoh: linked list dgn array
      • Variable length record
        • field-field dlm record dpt memiliki ukr berbeda 
        • metode penandaan: end of record marker, indikator pjg, & tabel posisi record 
  • File
    • sekumpulan record sejenis scr relasi yg tersimpan dlm memory sekunder 
  • Basis data
    • sekumpulan dr bermacam2 tipe record yg memiliki hub antar record & rinci data thd obyek ttt
  • Database Systems: 
    • BD
    • Pemakai
    • Perancang & pengelola
    • Teknik perancangan & pengelolaan
    • Komputer
Demikian materi pertemuan pertama Sistem Manajemen Basis data kali ini